Sunday, February 24, 2013

Review Film The Bilionaire


Kali ini saya akan menceritakan kembali sebuah film yang berjudul The Billionaire, berawal dari anak SMA thailand yang hobinya ngegame online. Top Ittipat namanya, Ia lebih fokus menggeluti hobi game online-nya dari pada akademiknya hingga suatu hari seorang gamer ingin membeli sebuah perlengkapan senjata game dari top dengan uang sungguhan. Di usianya yang 16 saat itu top bisa membeli mobil dengan cara jualan senjata game.
Namun orang tua Top tidak setuju dengan kegiatan Top yang sering main game, mereka ingin Top belajar tekun, kuliah agar kelak menjadi orang yang sukses. Tapi Top benar-benar keras kepala. Sampai suatu saat akun game online di blokir karena ketahuan menjual senjata game dengan uang tunai. Ia sempat ditipu olah penjual DVD bajakan, dan setelah melihat pasar ia mulai dari jualan kacang, bisnisnya tidak semulus perkiraannya. Asap dari proses pembakaran kacang mengotori atap mall tersebut dan top harus membersihkan sampai mall tersebut tutup jika tidak dia akan dikeluarkan, namun usahanya tidak berhasil ia sempat menyuap satpam yang akan menutup mall tersebut saat top belum selesai mengecatnya dan akhirnya satpam itu marah dan mengusirnya, akhirnya top menutup bisnis kacangnya.  Saat usia 18 tahun keluarganya bankrupt dan pindah ke china, keluarganya meninggalkan utang sebesar 40 juta baht, rumahpun mulai disita. Pacar top berusaha menyadarkan top agar mau sekolah lagi, akan tetapi top tidak mau dan ingin tetap berbisnis akhirnya ia melepaskan pacarnya. Saat ia berusia 19 tahun ia berhasil menciptakan cemilan rumput laut. Yang kemudian diberi nama ‘Tao Kae Noi’ kemudian top berusaha menjalin kerjasama dengan 7-eleven sebagai media pemasaran barang dagangannya. Kebersihan makanan dan industry merupakan nomor satu bagi pihak 7-eleven, hasil dari pembuatan Tao Kae Noi dinilai di industry pembuatan cemilan rumput laut itu, setelah pemeriksaan manager menilai kalau tempatnya tidak layak namun top pantang menyerah terus memperbaiki kualitas kebersihan pabriknya dan akhirnya pihak 7-eleven menerima produknya. Akhirnya Top dapat menjualkan barang dagangannya 3000 cabang 7-eleven yang ada di thailand.                
Saat ini Top berusia 26 tahun dan telah menjadi pengusaha yang sukses diusia mudanya. Hingga kini penghasilan yang didapatkan 800 juta baht atau Rp. 231 milyard per tahun. Dan memperkerjakan 2000 staff karyawan.
Nilai-nilai yang didapat dari film The Bilionaire
-         Jangan pernah menyerah terhadap keadaan yang menimpa dan tetaplah berusaha.
-         Pengorbanan diperlukan untuk mencapai suatu kesuksesan seperti pada film the billionaire top mengorbankan sekolah, pacar, serta keluarga. Dia tetap tinggal di Thailand dan berusaha menjadi pengusaha sukses.
Jujur, kejujuran dalam usaha merupakan kesuksesan dimana sebagai pengusaha muda tidak boleh menyuap.

Nama: Yohanes Pintoro S
NRP : 5210100021

No comments:

Post a Comment